Minggu, 31 Mei 2015

70 tahunnya Pancasila

                             



Hari ini tepat tanggal 1 Juni 2015 diperingati sebagai hari Lahirnya Pancasila. Hal itu mengajak kita menengok sebentar bagaimana kondisi Indonesia 70 tahun yang lalu. Yaitu ketika Ir. Soekarno pertama kali mencetuskan nama Pancasila sebagai nama Dasar Negara Indonesia, ketika sidang BPUPKI pertama.

Lalu bagaimana sih kondisi atau keadaan Pancasila saat ini?

Masihkah Pancasila benar-benar dianggap sebagai Dasar Negara kita? 
Kita lihat saja kondisi bangsa ini, kondisi yang diwarnai berbagai fenomena elit politik, sosial, ekonomi, pertahanan dan keamanan. Banyak sekali hal-hal di kehidupan sehari-hari yang saat ini sudah mulai pudar dari nilai-nilai Pancasila. Banyaknya kasus korupsi di kancah politik negeri ini, banyaknya barang yang semuanya hasil tiruan atau bisa dikatakan palsu, seperti maraknya beras palsu, uang palsu, hingga obat-obatan palsu. Bagaimana jadinya negeri ini jika kebutuhan sehari-hari yang dikonsumsi masyarakat dirusak seperti itu. Kebanyakan para oknum nakal beralasan karena bisnis yang tidak halal seperti itu akan merajut keuntungan yang berlipat, tanpa mereka hiraukan efek-efek buruk yang menimpa bangsa mereka sendiri. 
Pembodohan melalui narkoba, percepatan kematian melalui penyalahgunaan zat kimia, perang saudara yang dilakukan masih dari satu keturunan. Sungguh hilang moral bangsa ini. 
Dimanakah hati nirani kita? Dimanakah jiwa Pancasila kita ?
Wahai para pemuda, engkau selaku agent of change di negeri ini. Engkau para civitas yang dibesarkan melalui pendidikan moral dan pengetahuan tinggi yang dituntun membawa negeri kita menuju jalan yang lebih baik. 


Perbedaan pola pikir yang terkadang menjadikan pembatasn antar bangsa. Mereka lebih mengutamakan ego mereka sendiri daripada rasa nasionalisme terutara rasa sosial antar bangsa.
Mari kita tumbuhkan jiwa-jiwa Pancasila bangsa kita. Kita perbaiki bersama negeri ini, dengan berpedoman Pancasila. Mak tujuan kita sejak zaman nenek moyang kita akan tercapai. 
Apa gunanya kita pandai namun kita tidak berjiwa bersih, berhati nurani yang mengutamakan kepentingan bersama, tanpa merusak kesejahteraan bangsa ini.
Dan engkau kaum tetuah anak muda, tidakkah engkau mengerti pola pikir anak muda zaman sekarang? Tidakkah engkau tidak menyyamakan zaman anak mudamu dengan zamanmu dahulu?
Saat ini bukanlah zaman purba, namun zaman moder yang telah mengalami reformasi sejak beberapa tahun yang lalu. Pikiran kritis dan aksi tanggap aktif sangat diperlukan di masa Indonesia seperti saat ini. Bukan hanya sindira, kritikan, makian, kecaman, atau hal-hal apapun yang justru bisa membakar emosi anak muda untuk semakin berbuat hal yang mereka inginkan, Apapun itu, tak mempedulikan efek apa yang akan ditimbulkan dari hal yang ia inginkan tersebut.
Marilah anak muda dan tetuah kita  bersama-sama memperbaiki moralitas bangsa kita demi tujuan nasional bangsa kita, yaitu menuju Indonesia yang sejahtera.   



Selamat hari Lahirnya Pancasila ! 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Follow Us @hmjpe_unnes